Rohul,Bintangnasional.Com-Terkait informasi yang diterima Lembaga Bantuan Hukum Rokandarussalam (LBH Rodas) perihal adanya kegiatan proyek penambangan minyak mentah yang terletak di desa Pendalian, kecamatan Pendalian IV Koto Rohul, Selasa 09/07/2024, LBH-RODAS bersama Tim awak media Bintangnasional. Com, mencoba untuk meng Infestigasi kebenaran inpormasi yang diterima.
Ternyata setelah diadakan Infestigasi, benar, LBH Rodas dan Tim awak media menemukan beberapa unit mobil tronton dan mobil tengki yang diduga sebagai pengangkut minyak mentah dijalanan Simpang PIR – Pendalian.
Rombongan Tim LBH Rodas pun mencoba bertanya ke masyarakat diseputaran desa Suligi dan desa Pendalian, namun tidak ada masyarakat yang tau apa nama perusahaan minyak yang sedang bekerja di daerah mereka.
Selanjutnya Rombongan Tim LBH Rodas mencoba mencari tau ke Desa Pendalian apakah ada kantor, ataupun perwakilan dari perusahaan, namun Tim tidak ada menemukannya.
Sementara menurut Informasi yang didapat oleh Tim LBH Rodas dan awak media, bahwa perusahaan minyak itu dikelola oleh
PT. Asera Petrolindo Gemilang Westkampar Indonesia (APGWI) yang berkantor di Jakarta.
Berdasar temuan ini, LBH Rodas sangat menyayangkan tentang apa yang terjadi “ada perusahaan minyak yang bekerja diwilayah ini tapi tidak ditemukan kantornya dimana dan masyarakat tidak mengetahuinya” kata ketua Lbh-Rodas, Indra Ramos.
“Jadi perusahaan ini untuk siapa untuk masyarakat atau untuk pengusaha ?” tanya Indra Ramos.
Aktifitas Perusahaan minyak ini pasti membawa dampak negatif bagi masyarakat. Baik itu lingkungan hidup, kelestarian hutan dan kerusakan jalan.
Menurut pengamatan LBH Rodas dan Tim, akibat dari tranportasi berat perusahaan minyak ini jalan mulai hancur, jalan aspal simpang Pir ke desa Dayo, yang baru diresmikan tahun 2023 sudah mulai mengalami kerusakan.
“Dalam waktu dekat ini kita akan konfirmasi ke dinas Perhubungan Rohul dan dinas terkait mengenai kekuatan jalan, tentang perizinan dan pelaporan ketenaga kerjaan” ujar ketua LBH Rodas.
Kalau tidak ada izin dan melanggar ketentuan lain terutama merugikan masyatakat kita meminta Pemda Rohul untuk menutup PT. Aserra Petrolindo Gemilang Westkampar Indonesia (APGWI) Tutup Indra Ramos.
Sementara ketika awak media mencoba untuk mengkomfirmasi hal ini ke Pemerintahan desa Pendalian, dan camat Pendalian IV Koto melalu Telepon Seluler, masing masing pihaknya tidak bisa dihubungi.
Penulis ( YI ).
Editor: Bintang

Leave a Reply