{"id":2793,"date":"2024-03-12T13:45:00","date_gmt":"2024-03-12T13:45:00","guid":{"rendered":"http:\/\/ongib.com\/wp\/2024\/03\/12\/kurun-waktu-2-hari-libur-nasional-terjadi-3273-pelanggaran119-diberi-sangsi-tegas-penilangan-e-tle-dan-manual-yang-didominasi-tidak-mengenakan-helm-sni\/"},"modified":"2024-03-12T13:45:00","modified_gmt":"2024-03-12T13:45:00","slug":"kurun-waktu-2-hari-libur-nasional-terjadi-3273-pelanggaran119-diberi-sangsi-tegas-penilangan-e-tle-dan-manual-yang-didominasi-tidak-mengenakan-helm-sni","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/ongib.com\/wp\/2024\/03\/12\/kurun-waktu-2-hari-libur-nasional-terjadi-3273-pelanggaran119-diberi-sangsi-tegas-penilangan-e-tle-dan-manual-yang-didominasi-tidak-mengenakan-helm-sni\/","title":{"rendered":"Kurun Waktu 2 Hari Libur Nasional Terjadi 3273 Pelanggaran,119 Diberi Sangsi Tegas Penilangan E-TLE dan Manual yang Didominasi Tidak Mengenakan Helm SNI"},"content":{"rendered":"<p><b><i><span style=\"color: #2b00fe;\"><\/span><\/i><\/b><\/p>\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><b><i><span style=\"color: #2b00fe;\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEg8PAXAecDHASAiuEOZdWz-Sq5g1moAIIuwk7WEw5U4wC4zxvfezuwm86zsgAHy5o_-bh4eyfdkT-vnTm5jiSFqszfUNiGhCeuaA5YEFOjj6eR31H8Ra5roKN8f4kmNQ-PmDY1D6CWruC14eiEZV6l0Z-MvDf-sShk1T1Q9X_VLleWPH8AXQJBS8nr_F9w\/s248\/44EE934C-6C71-4377-B4DD-D0B7C6474C3A.jpeg\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"248\" data-original-width=\"221\" height=\"248\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEg8PAXAecDHASAiuEOZdWz-Sq5g1moAIIuwk7WEw5U4wC4zxvfezuwm86zsgAHy5o_-bh4eyfdkT-vnTm5jiSFqszfUNiGhCeuaA5YEFOjj6eR31H8Ra5roKN8f4kmNQ-PmDY1D6CWruC14eiEZV6l0Z-MvDf-sShk1T1Q9X_VLleWPH8AXQJBS8nr_F9w\/s1600\/44EE934C-6C71-4377-B4DD-D0B7C6474C3A.jpeg\" width=\"221\" \/><\/a><\/span><\/i><\/b><\/div>\n<p><b><i><span style=\"color: #2b00fe;\"><\/p>\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgeHI3rRER8JDxBYTcbsVYPqBbU9dTbpqd4klzYY8pVrx8-fU3NNyagJtC7pkpev_PZZLqA-aofWG-lao_BSrvsvys0ZMRJAXOENQBGIPo7gY7O0bfJ-aE3_4OVBHIb6xiHbNrORI0tf3NfhbD2I06-v40ixbht4RrOxv3tKu0Q5cd6tCKkfDs2otBySzk\/s1080\/11300E50-8627-46D7-86A1-99C8F3748429.jpeg\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"684\" data-original-width=\"1080\" height=\"203\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgeHI3rRER8JDxBYTcbsVYPqBbU9dTbpqd4klzYY8pVrx8-fU3NNyagJtC7pkpev_PZZLqA-aofWG-lao_BSrvsvys0ZMRJAXOENQBGIPo7gY7O0bfJ-aE3_4OVBHIb6xiHbNrORI0tf3NfhbD2I06-v40ixbht4RrOxv3tKu0Q5cd6tCKkfDs2otBySzk\/s320\/11300E50-8627-46D7-86A1-99C8F3748429.jpeg\" width=\"320\" \/><\/a><\/div>\n<p>Pekanbaru, Bintangnasional.Com<\/span><\/i><\/b>&#8211; Direktorat Lalu Lintas Polda Riau mengungkapkan pelanggaran Operasi Keselamatan Lancang kuning 2024 di wilayah hukum Polda Riau dan jajaran selama kurun waktu 2 hari libur nasional dari tanggal 10 &#8211; 11 maret 2024 terjadi 3273 pelanggaran, 119 diberi sangsi tegas berupa penilangan E-TLE dan manual. Pelanggaran didominasi dengan tidak mengenakan helm SNI.<\/p>\n<p>Kaposko Ops Keselamatan Lancang kuning 2024 Kompol PAUZI,SH,MH di kantor Ditlantas Polda Riau jl. Senapelan No.128 Kp Bandar kec SENAPELAN &nbsp;Pekanbaru pada Selasa pagi, 12 Maret 2024 kepada media, memaparkan Data pelaksanaan Operasi keselamatan Lancang kuning 2024 selama kurun waktu 2 (dua) hari libur nasional dari tanggal 10 &#8211; 11 maret 2024 sebanyak &nbsp;3273 pelanggaran.<\/p>\n<p>Kompol FAUZI menyebutkan, dari 3273 pelanggaran lalu lintas di hari Minggu (10\/03\/2024) terdapat 1644 pelanggar yang kita berikan penegakan hukum dengan perincian:&nbsp;<\/p>\n<p>e-TLE Statis 8 pelanggar.<\/p>\n<p>e-TLE Mobile &nbsp;21 pelanggar.<\/p>\n<p>Tilang manual 34 pelanggar.<\/p>\n<p>Teguran simpatik 1581 pelanggar dan di hari Senin (11\/03\/2024) sebanyak 1629 pelanggar kita berikan penegakan hukum dengan perincian :<\/p>\n<p>&nbsp;e-TLE Statis 8 pelanggar.<\/p>\n<p>e-TLE Mobile &nbsp;21 pelanggar.<\/p>\n<p>Tilang manual 34 pelanggar.<\/p>\n<p>Teguran simpatik 1581 pelanggar.<\/p>\n<p>Pelanggaran masih didominasi dari pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dari 63 pelanggaran yang ditilang terdapat 50 atau mencapai 79 % &nbsp;secara keseluruhan di hari minggu 10 maret 2024 kemudian pada Senin 11 maret 2024 dari 55 pelanggaran yang ditilang terdapat 38 atau mencapai 69 % &nbsp;secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Sisanya Pelanggar R2 seperti &nbsp;penggunaan kendaraan yang tidak menggunakan knalpot sesuai speptek sebanyak 1 pelanggar dan pelanggaran lainnya 6 pelanggar dihari minggu 10\/3\/2024 dan pada Senin 11\/3\/2024 &nbsp;penggunaan kendaraan yang tidak menggunakan knalpot sesuai speptek sebanyak 7 pelanggar, melawan arus 4 dan pelanggaran lainnya 5.<\/p>\n<p>Untuk pengendara &nbsp;R-4 di hari Minggu terdapat pelanggaran tidak menggunakan safety belt 3 dan pelanggaran lainnya 3 sementara di hari senin &nbsp;terjadi penurunan terdapat hanya 1 kasus pelanggaran &nbsp;tidak menggunakan safety belt.<\/p>\n<p>Satgas Gakkum Operasi keselamatan Lancang kuning melakukan patroli secara mobile ke berbagai lokasi dan melakukan penegakan hukum yang humanis dan edukatif. Penindakan pelanggaran selama Operasi Keselamatan &nbsp;menggunakan e-TLE Mobile dengan beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran utama Operasi keselamatan yakni : melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan telepon seluler saat mengemudi, tidak menggunakan helm SNI.<\/p>\n<p>Kemudian, mengemudi tanpa menggunakan sabuk pengaman, berkendara melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM, berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor.<\/p>\n<p>Lalu, Kendaraan roda empat atau lebih yang tidak memenuhi syarat laik jalan, kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi perlengkapan standar, Kendaraan roda dua atau empat yang tidak dilengkapi STNK.<\/p>\n<p>Selanjutnya, pengemudi kendaraan yang melanggar marka atau bahu jalan, kendaraan bermotor yang memasang rotator atau sirine yang bukan peruntukannya (khususnya plat hitam), serta penertiban kendaraan yang menggunakan pelat rahasia atau dinas.<\/p>\n<p>Direktur Lalu Lintas Polda Riau &nbsp;TAUFIQ LUKMAN NURHIDAYAT SIK,MH menyatakan Di tengah operasi yang berlangsung dari tanggal 4-17 maret 2024, kami menghimbau ke masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan dalam berlalu lintas.<\/p>\n<p>Untuk menekan angka kecelakaan, pengendara yang tidak tertib lalu lintas akan ditindak.<\/p>\n<p>\u201cDemi kelancaran, Tim Operasi Keselamatan dan jajaran akan menertibkan pengendara R2 dan R4 untuk menekan angka kecelakaan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Lanjut Kombes TAUFIQ ; Polri memiliki tugas penting dalam meningkatkan keselamatan di jalan raya, dan membangun budaya tertib berlalu lintas.&#8221;Mari taat aturan dan Budayakan selalu tertib dan disiplin dijalan raya.&#8221; Pungkasnya.<\/p>\n<p>Editor : Kiky<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pekanbaru, Bintangnasional.Com&#8211; Direktorat Lalu Lintas Polda Riau mengungkapkan pelanggaran Operasi Keselamatan Lancang kuning 2024 di wilayah hukum Polda Riau dan jajaran selama kurun waktu 2 hari libur nasional dari tanggal 10 &#8211; 11 maret 2024 terjadi 3273 pelanggaran, 119 diberi sangsi tegas berupa penilangan E-TLE dan manual. Pelanggaran didominasi dengan tidak mengenakan helm SNI. Kaposko [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"class_list":["post-2793","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-direktorat-lalu-lintas-polda-riau"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/ongib.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2793","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/ongib.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/ongib.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ongib.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ongib.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2793"}],"version-history":[{"count":0,"href":"http:\/\/ongib.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2793\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/ongib.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2793"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/ongib.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2793"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/ongib.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2793"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}